Skip to main content

Posts

Bersabar dan Bersyukur Saja

Alangkah mengagumkan keadan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika ia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya. (HSR. Muslim, no. 2999) Sabar dan syukur, dua kata yang sangat akrab dalam hidup kita, terutama bagi umat Islam. Seringkali kita diingatkan untuk bersabar manakala kita dalam keadaan sedih atau sedang tertimpa musibah. Pun dengan syukur. Ucapan ‘alhamdulillah’ akan terucap dari bibir kita atau dalam hati kita manakala kita mendapatkan atau merasakan nikmat. Sepertinya mudah untuk sekedar mengucapkan, tapi pada kenyataannya, berperilaku sabar dan syukur itu tidak gampang. Mungkin pada suatu waktu, kita bisa melakukannya, tapi di waktu yang lain, kita tak jarang ‘lupa’ untuk bersabar atau bersyukur. Di dalam agama Islam, perilaku sabar dan syukur adalah pekerjaan ya...
Recent posts

Fokus Saja pada Diri

Beberapa bulan belakangan ini, sungguh waktu yang tak mudah untuk kita semua. Bahkan tidak hanya di negara kita tercinta, tapi hampir di seluruh negara yang ada di bumi ini. Setiap negara berjuang untuk mengatasi serangan virus berbahaya ini. Tak sedikit korban berjatuhan, membuat semua serentak berjuang untuk meredakan serangan virus bernama Covid-19 ini. Penyebarannya yang cepat ke semua penjuru bumi, membuatnya menjadi sebuah pandemi yang sangat menghantui umat manusia. Semua negara dengan serentak berusah untuk menahan penyebarannya. Segala cara diupayakan untuk itu. Mulai dari mencari obat atau vaksinnya sampai menngunci manusia untuk berdiam di tempatnya masing-masing. Dampak dari pandemi ini pun tak sedikit. Salah satunya yang berat adalah pada perekonomian. Kebijakan ‘lockdown’ yang diterapkan hampir pada semua negara, membuat gerak roda ekonomi ikut tersendat berputar. Banyak sektor usaha menengah dan kecil terpaksa menutup usahanya. Akibatnya banyak pula penganggura...

Rasa yang Membantu Bertumbuh

Perjalanan hidup manusia tidak selalu mulus seperti sebuah jalan tol. Manusia akan banyak menghadapi berbagai macam rintangan. Akibatnya, manusia pun akan banyak mengalami perasaan yang tak mengenakkan dalam hidup. Rasa sakit, sedih, kecewa dan semacamnya akan kita alami. Manusia tidak akan mengalami rasa senang atau bahagia yang terus menerus. Hidup tidak melulu tentang kebahagiaan. Walaupun itu adalah salah satu tujuan kita, menjadi bahagia. Ada kalanya kebahagiaan menjadi titik pencapaian kita, tapi ia akan segera turun dan berganti dengan rasa yang lain. Ketika rasa bahagia itu hilang, maka kita akan berjuang kembali untuk menggapai kebahagiaan di titik selanjutnya. Pada saat kita berada pada rasa bahagia, maka semuanya akan tampak mudah dan menyenangkan. Kita akan merasa bersemangat dan penuh dengan energi dalam menjalani kehidupan. Tapi bagaimana ketika keadaan menjadi sebaliknya? Saat penderitaan datang menghampiri dan masuk ke dalam hidup kita? Maka perasaan apa yang be...

Menjadi Ibu Rumah Tangga, Bukan Pilihan

Awal mula seorang perempuan adalah anak. Ketika ada seorang lelaki yang menikahinya, maka bertambahlah sebuah tugas hidupnya, menjadi seorang istri. Sampai suatu ketika seorang anak lahir darinya, bertambah lagi tugasnya menjadi seorang ibu. Menjadi anak, istri, sekaligus ibu adalah tugas mulia dan utama dari seorang perempuan. Seorang perempuan yang bekerja dan berprofesi pun tak menghilangkan tugasnya sebagi seorang istri dan ibu. Menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah tugas alamiah (sunnatullah) dari seorang perempuan. Tak peduli siapapun dia atau apapun pekerjaannya. Ia adalah sebuah kewajiban, bukan lagi sebuah pilihan. Ibu rumah tangga telah menjadi sebuah profesi tak bergaji. Diperlukan tak sedikit ketrampilan dan kepandaian dalam melakukannya. Keberlangsungan sebuah keluarga, sedikit banyak sangat tergantung pada kepiawaian seorang ibu rumah tangga mengelolanya. Sebegitu penting dan mulianya tugas itu, maka penting bagi anak perempuan untuk mendapat pendidikan. Pe...

Pada Suatu Masa

Baiklah, saya mulai dari sebuah kisah yang tak begitu biasa yang sedang terjadi saat ini.⁣ ⁣ Alkisah pada suatu masa di awal-awal bulan abad ke-21, tepatnya di tahun 2020, terjadilah sebuah peristiwa yang cukup menggemparkan jagat raya ini.⁣ ⁣ Sebuah makhluk kecil nan tak kasat mata berbangsa virus, Allah turunkan ke atas muka bumi ini. Orang-orang pintar menamainya "covid-19". Entahlah, mengapa ada angka 19 pada namanya. ⁣ ⁣ Tapi, yang jelas, ia tak hanya sekedar berjumlah 19 saja. Ia banyak sekali. Konon katanya, ia ditemukan untuk pertama kalinya di sebuah kota di Cina Daratan, bernama Wuhan.⁣ ⁣ Kini, bumi sedang meradang gegara virus ini. Penyebarannya yang cepat, membuat seisi bumi menjalankan hastag #dirumahaja (ini versi bahasa Indonesianya).⁣ ⁣ Hm, di rumah aja. Gimana, ya? Saya kira, siapapun pastilah senang dan bahagia ketika kita bisa #dirumahaja. Banyak orang di luar sana yang mendambakan bisa untuk tinggal di rumah dan berkumpul dengan keluarga.⁣ ⁣ Ta...

Kenalan Dulu Yuk!

Bismillah Assalamualaikum wr wb Hallo, Para bloger-bloger dunia mayaaa! Tak kenal maka tak sayang, kan? K enalkan, nama saya Santi. Saya ibu rumah tangga penuh waktu dengan lima anak. Baru mulai ngeblog (lagi), setelah berhenti sekian tahun yang lalu. Yup, tak ada kata terlambat kata orang-orang, jadi inilah saya... Sebenarnya, ngeblog memang bukan sesuatu yang baru sama sekali untuk saya. Tahun 2008 (=10 tahun yang lalu ya...), saya membuat blog untuk pertama kalinya. Waktu itu saya rajin jalan-jalan ke blog-blog lain untuk melihat dan belajar bagaimana para blogger itu 'memelihara' blog mereka. Intinya, mereka rajin menulis. Tidak hanya rajin menulis, tapi mereka bisa membuat sebuah tulisan menjadi menarik.  Lalu, apa kabar saya?? Menulis saja gak pede. Saya merasa tidak bisa menghasilkan tulisan yang menarik. Akibatnya ya begitulah, tebak sendiri..... Blog saya belum hidup tapi sudah berhenti (hm, bingung gak tuh?) Dan sekarang, masih belum pede sih, ta...

Kenapa Ngeblog?

Ngeblog hanya salah satu media yang saya gunakan untuk menulis. Menulis, dengan harapan bisa berbagi dan bermanfaat. Paling tidak bermanfaat bagi diri ini. Dan ngeblog memang mempunyai kelebihan tersendiri bagi saya. Hampir semua kendali blog dipegang oleh penulisnya. Dan juga hampir tanpa batasan-batasan tekhnis. Rasanya mau sebanyak apapun kita menulis, bisa ditulis dalam blog. Sebanyak apapun gambar atau foto yang ingin kita bagi, tidak terlalu masalah. Jadi kita bisa lebih bebas untuk berkreasi dengan tulisan dan gambar. Dan jika kita lebih serius, Ngeblok juga bisa menghasilkan materi berupa uang.....  Tentu saja, harus dengan usaha yang maksimal dan sungguh-sungguh. Seperti juga usaha atau kerja yang lainnya. Dibutuhkan komitmen tinggi juga kedispilan. Sekian.