Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2020

Bersabar dan Bersyukur Saja

Alangkah mengagumkan keadan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika ia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya. (HSR. Muslim, no. 2999) Sabar dan syukur, dua kata yang sangat akrab dalam hidup kita, terutama bagi umat Islam. Seringkali kita diingatkan untuk bersabar manakala kita dalam keadaan sedih atau sedang tertimpa musibah. Pun dengan syukur. Ucapan ‘alhamdulillah’ akan terucap dari bibir kita atau dalam hati kita manakala kita mendapatkan atau merasakan nikmat. Sepertinya mudah untuk sekedar mengucapkan, tapi pada kenyataannya, berperilaku sabar dan syukur itu tidak gampang. Mungkin pada suatu waktu, kita bisa melakukannya, tapi di waktu yang lain, kita tak jarang ‘lupa’ untuk bersabar atau bersyukur. Di dalam agama Islam, perilaku sabar dan syukur adalah pekerjaan ya...

Fokus Saja pada Diri

Beberapa bulan belakangan ini, sungguh waktu yang tak mudah untuk kita semua. Bahkan tidak hanya di negara kita tercinta, tapi hampir di seluruh negara yang ada di bumi ini. Setiap negara berjuang untuk mengatasi serangan virus berbahaya ini. Tak sedikit korban berjatuhan, membuat semua serentak berjuang untuk meredakan serangan virus bernama Covid-19 ini. Penyebarannya yang cepat ke semua penjuru bumi, membuatnya menjadi sebuah pandemi yang sangat menghantui umat manusia. Semua negara dengan serentak berusah untuk menahan penyebarannya. Segala cara diupayakan untuk itu. Mulai dari mencari obat atau vaksinnya sampai menngunci manusia untuk berdiam di tempatnya masing-masing. Dampak dari pandemi ini pun tak sedikit. Salah satunya yang berat adalah pada perekonomian. Kebijakan ‘lockdown’ yang diterapkan hampir pada semua negara, membuat gerak roda ekonomi ikut tersendat berputar. Banyak sektor usaha menengah dan kecil terpaksa menutup usahanya. Akibatnya banyak pula penganggura...

Rasa yang Membantu Bertumbuh

Perjalanan hidup manusia tidak selalu mulus seperti sebuah jalan tol. Manusia akan banyak menghadapi berbagai macam rintangan. Akibatnya, manusia pun akan banyak mengalami perasaan yang tak mengenakkan dalam hidup. Rasa sakit, sedih, kecewa dan semacamnya akan kita alami. Manusia tidak akan mengalami rasa senang atau bahagia yang terus menerus. Hidup tidak melulu tentang kebahagiaan. Walaupun itu adalah salah satu tujuan kita, menjadi bahagia. Ada kalanya kebahagiaan menjadi titik pencapaian kita, tapi ia akan segera turun dan berganti dengan rasa yang lain. Ketika rasa bahagia itu hilang, maka kita akan berjuang kembali untuk menggapai kebahagiaan di titik selanjutnya. Pada saat kita berada pada rasa bahagia, maka semuanya akan tampak mudah dan menyenangkan. Kita akan merasa bersemangat dan penuh dengan energi dalam menjalani kehidupan. Tapi bagaimana ketika keadaan menjadi sebaliknya? Saat penderitaan datang menghampiri dan masuk ke dalam hidup kita? Maka perasaan apa yang be...

Menjadi Ibu Rumah Tangga, Bukan Pilihan

Awal mula seorang perempuan adalah anak. Ketika ada seorang lelaki yang menikahinya, maka bertambahlah sebuah tugas hidupnya, menjadi seorang istri. Sampai suatu ketika seorang anak lahir darinya, bertambah lagi tugasnya menjadi seorang ibu. Menjadi anak, istri, sekaligus ibu adalah tugas mulia dan utama dari seorang perempuan. Seorang perempuan yang bekerja dan berprofesi pun tak menghilangkan tugasnya sebagi seorang istri dan ibu. Menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah tugas alamiah (sunnatullah) dari seorang perempuan. Tak peduli siapapun dia atau apapun pekerjaannya. Ia adalah sebuah kewajiban, bukan lagi sebuah pilihan. Ibu rumah tangga telah menjadi sebuah profesi tak bergaji. Diperlukan tak sedikit ketrampilan dan kepandaian dalam melakukannya. Keberlangsungan sebuah keluarga, sedikit banyak sangat tergantung pada kepiawaian seorang ibu rumah tangga mengelolanya. Sebegitu penting dan mulianya tugas itu, maka penting bagi anak perempuan untuk mendapat pendidikan. Pe...