Skip to main content

Pada Suatu Masa

Baiklah, saya mulai dari sebuah kisah yang tak begitu biasa yang sedang terjadi saat ini.⁣

Alkisah pada suatu masa di awal-awal bulan abad ke-21, tepatnya di tahun 2020, terjadilah sebuah peristiwa yang cukup menggemparkan jagat raya ini.⁣

Sebuah makhluk kecil nan tak kasat mata berbangsa virus, Allah turunkan ke atas muka bumi ini. Orang-orang pintar menamainya "covid-19". Entahlah, mengapa ada angka 19 pada namanya. ⁣

Tapi, yang jelas, ia tak hanya sekedar berjumlah 19 saja. Ia banyak sekali. Konon katanya, ia ditemukan untuk pertama kalinya di sebuah kota di Cina Daratan, bernama Wuhan.⁣

Kini, bumi sedang meradang gegara virus ini. Penyebarannya yang cepat, membuat seisi bumi menjalankan hastag #dirumahaja (ini versi bahasa Indonesianya).⁣

Hm, di rumah aja. Gimana, ya? Saya kira, siapapun pastilah senang dan bahagia ketika kita bisa #dirumahaja. Banyak orang di luar sana yang mendambakan bisa untuk tinggal di rumah dan berkumpul dengan keluarga.⁣

Tapi, ketika kita harus tinggal di rumah saja sampai batas waktu yang entah kapan dan tak boleh keluar rumah sesuka kita, maka apa yang terasa?⁣

Entahlah. Saya hanya terpikirkan bagaimana dengan mereka yang tidak bisa memberi makan pada keluarganya karena hal itu. Pasti terasa berat.⁣

Nafkah dari pekerjaan yang harus mereka cari hari demi hari menjadi terhenti. Lalu, bagaimana mereka dapat melanjutkan hidup?⁣

Saya pun yakin, banyak sekali hikmah yang didapat dari turunnya wabah yang mendunia ini. Banyak. Membuat kita mempunyai waktu untuk berpikir kembali, tentang banyak hal.⁣

Mulai dari menyadari akan "waktu". Betapa ia harus kita manfaatkan dengan sebaik yang kita bisa. Belajar dan berusaha semampu kita untuk menjadikannya berarti.⁣

Ah, mungkin banyak lagi hikmah dibalik kejadian ini. Yang terutama tentu saja, bersyukur atas semua yang ada. Baik atau tidak baik (menurut kita), selama kita berjalan di lajur yang benar, maka insya Allah akan ada kebaikan di dalamnya. Entah kini atau kelak nanti di akhirat. Aamiin.⁣




Comments

  1. ini memang jadi catatan sejarah yg sangat-sangat bisa kita kenang ketika semuanya sudah berlalu ya kak

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Fokus Saja pada Diri

Beberapa bulan belakangan ini, sungguh waktu yang tak mudah untuk kita semua. Bahkan tidak hanya di negara kita tercinta, tapi hampir di seluruh negara yang ada di bumi ini. Setiap negara berjuang untuk mengatasi serangan virus berbahaya ini. Tak sedikit korban berjatuhan, membuat semua serentak berjuang untuk meredakan serangan virus bernama Covid-19 ini. Penyebarannya yang cepat ke semua penjuru bumi, membuatnya menjadi sebuah pandemi yang sangat menghantui umat manusia. Semua negara dengan serentak berusah untuk menahan penyebarannya. Segala cara diupayakan untuk itu. Mulai dari mencari obat atau vaksinnya sampai menngunci manusia untuk berdiam di tempatnya masing-masing. Dampak dari pandemi ini pun tak sedikit. Salah satunya yang berat adalah pada perekonomian. Kebijakan ‘lockdown’ yang diterapkan hampir pada semua negara, membuat gerak roda ekonomi ikut tersendat berputar. Banyak sektor usaha menengah dan kecil terpaksa menutup usahanya. Akibatnya banyak pula penganggura...

Rasa yang Membantu Bertumbuh

Perjalanan hidup manusia tidak selalu mulus seperti sebuah jalan tol. Manusia akan banyak menghadapi berbagai macam rintangan. Akibatnya, manusia pun akan banyak mengalami perasaan yang tak mengenakkan dalam hidup. Rasa sakit, sedih, kecewa dan semacamnya akan kita alami. Manusia tidak akan mengalami rasa senang atau bahagia yang terus menerus. Hidup tidak melulu tentang kebahagiaan. Walaupun itu adalah salah satu tujuan kita, menjadi bahagia. Ada kalanya kebahagiaan menjadi titik pencapaian kita, tapi ia akan segera turun dan berganti dengan rasa yang lain. Ketika rasa bahagia itu hilang, maka kita akan berjuang kembali untuk menggapai kebahagiaan di titik selanjutnya. Pada saat kita berada pada rasa bahagia, maka semuanya akan tampak mudah dan menyenangkan. Kita akan merasa bersemangat dan penuh dengan energi dalam menjalani kehidupan. Tapi bagaimana ketika keadaan menjadi sebaliknya? Saat penderitaan datang menghampiri dan masuk ke dalam hidup kita? Maka perasaan apa yang be...

Kenapa Ngeblog?

Ngeblog hanya salah satu media yang saya gunakan untuk menulis. Menulis, dengan harapan bisa berbagi dan bermanfaat. Paling tidak bermanfaat bagi diri ini. Dan ngeblog memang mempunyai kelebihan tersendiri bagi saya. Hampir semua kendali blog dipegang oleh penulisnya. Dan juga hampir tanpa batasan-batasan tekhnis. Rasanya mau sebanyak apapun kita menulis, bisa ditulis dalam blog. Sebanyak apapun gambar atau foto yang ingin kita bagi, tidak terlalu masalah. Jadi kita bisa lebih bebas untuk berkreasi dengan tulisan dan gambar. Dan jika kita lebih serius, Ngeblok juga bisa menghasilkan materi berupa uang.....  Tentu saja, harus dengan usaha yang maksimal dan sungguh-sungguh. Seperti juga usaha atau kerja yang lainnya. Dibutuhkan komitmen tinggi juga kedispilan. Sekian.